Tampilkan postingan dengan label Ruang Abu Amanda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruang Abu Amanda. Tampilkan semua postingan

Membongkar Makar : Menelanjangi Remaja Putri Indonesia?

Sabtu, 02 Maret 2013 | komentar

Mereka Berhasil Menelanjangi Remaja Putri Indonesia,Fakta!

Bismillah - siapa bilang menelanjangi (dalam arti sebenarnya pent-) para remaja putri Indonesia pada khususnya (ini berlaku kepada semua remaja putri anak cucu Adam Allaihi Salam) itu sulit?

Jika kita menyuruh mereka untuk telanjang,tentu hal itu adalah tindakan konyol dan justru akan terlontar kata dari mulut mereka 'apa kamu sudah gila?'
Tapi bagaimana proses 'penelanjangan masal' yang terjadi akhir-akhir ini,pada setiap muslim remaja putri di negara Indonesia,yang mana kejahilan tersebut dianggap sebagai kemajuan dalam fashion?

Mewujudkan syahadat bukan hal yang mudah,itulah sebabnya tujuan utama Islam diturunkan adalah untuk men-Tauhid-kan Sang Pencipta dengan jalan yang diridhai-Nya.Termasuk dalam praktek kehidupan sehari-hari baik dalam bermuamalah termasuk dalam 'berhias diri'.

Mungkin kita sudah tak asing melihat pemandangan 'penelanjangan masal' ini,justru kita akan asing melihat seorang remaja putri yang pada zaman serba fitnah ini senantiasa berhijab syar'i.

Membongkar Makar : Bagaimana Mereka Menelanjangi Remaja Indonesia? ini penulis ambil dari sumber nyata dalam sepak terjang mereka (baca:pembuat makar) melalui analisa yang real dan terbukti nyata.

Antara Remaja,Standard dan Pubertas

1.Setiap remaja akan menemui masa dimana mereka mencari identitas diri,disini termasuk dalam menghias diri (penampilan)
2.Media telekomunikasi,adalah salah satu alat yang jitu dalam melancarkan aksi makar mereka.
3.Ideologi,termasuk penggeseran norma melalui wadah-wadah pendidikan.
4.Idola,adalah kiat mereka dalam menciptakan tokoh 'pujaan' melalui karya fiktif dan dunia musik.
5.Zaman,istilah inilah yang menjadi tolok ukur para remaja dalam 'mengenali' peradaban baru.
1.Setiap remaja akan menemui masa dimana mereka mencari identitas diri,disini termasuk dalam menghias diri (penampilan)

Hampir semua manusia yang pernah memasuki masa remaja,mereka akan mencari identitas diri dalam usia antara 12-20 tahun,dan hal ini sangat dimanfaatkan benar oleh mereka para pemuja hawa nafsu dalam melancarkan sebuah mega bisnis.
Para remaja dalam usia seperti itu mudah sekali terobsesi pada hal-hal yang menurut mereka 'keren'.
Standard keren inilah yang mereka(baca:pembuat makar) ubah sedemikian rupa sehingga dapat menelanjangi para remaja putri dalam usia pubertas,tentu tujuan utamanya adalah sebuah mega bisnis yang telah disebutkan seperti diatas.

2.Media telekomunikasi,adalah salah satu alat yang jitu dalam melancarkan aksi makar mereka.
Tidak sadarkah kita,banjirnya video-video amatir narsis anak remaja Indonesia di internet adalah akibat media baik dari televisi maupun bersumber dari dunia internet itu sendiri,yang terus memberikan distribusi perusakan moral.
Hal ini menciptakan generasi remaja yang exibisionis,yang mana mereka para remaja putri kita sudah tak memiliki rasa malu sehingga mudahnya meng-upload/mengunggah video maupun photo setengah telanjang mereka.

Media lain yaitu sebuah distribusi 'fashion' melalui berbagai majalah/magazine yang dari hari ke hari para pembuat makar ini menciptakan sebuah fashion item yang sangat jahil dan tak ubahnya seperti jaman jahiliyah.
Apa yang terjadi saudaraku?
Remaja dengan pubertasnya akan menggeser standar keren mereka pada item-item fashion yang mendekati 'telanjang' namun dianggap sebuah kemajuan dalam penampilan.
Siapa yang diuntungkan dalam bisnis ini?

3.Ideologi,termasuk penggeseran norma melalui wadah-wadah pendidikan.
Tidak akan berdiri sebuah toko busana dengan mayoritas item-nya adalah 'pakaian dalam'(pakaian luar tapi layaknya untuk pakaian dalam) pada suatu negeri,jika negeri tersebut melarang keras para wanitanya berbusana mini.
Bagaimana langkah mereka(baca:pembuat makar)?
Benar saudarakau,mereka mengubah ideologi remaja kita.Mereka tanamkan standar gaul ini dengan acara-acara perusakan moral melalui media-media yang sudah disebutkan tadi.
Hal ini akan memaksa para remaja mencari item 'pakaian dalam' untuk mereka berhias,dan seperti yang kita lihat,rok mini dan hotpant laku keras!
Sekali lagi,siapa yang diuntungkan dalam bisnis ini?

4.Idola,adalah kiat mereka dalam menciptakan tokoh 'pujaan' melalui karya fiktif dan dunia musik.

Kadang saya berfikir,mungkin suatu saat nanti jika para artis 'penjual jasad' yang mereka jadikan idola mengenakan pakaian dari kulit pisang yang hanya menempel pada bagian vitalnya saja,remaja kita pun akan mengikutinya.
Ya,cukup Rasululloh yang harus kita jadikan idola,adakah manusia yang lebih mulia dari Beliau saudaraku?

Berbagai hiburan dan penciptaan sebuah figur baik seorang musisi maupun artis yang memperkenalkan fashion item 'norak' yang dikenakannya,tak jarang menjadi standar pakaian gaul dan diikuti oleh para remaja kita.
Akankah mereka(baca:pembuat makar) peduli dengan berbagai pelecehan yang kerap terjadi akibat berbagai 'inovasi' yang mereka ciptakan?

5.Zaman,istilah inilah yang menjadi tolok ukur para remaja dalam 'mengenali' peradaban baru.
Pernahkah mendengar istilah 'lain dulu lain sekarang'?
Zaman sudah berubah,kata mereka.Tapi tak terniangkah dalam benak kita bahwa apa yang selama ini mereka anggap kemajuan zaman ini merupakan sebuah tindakan kembali pada masa jahiliyah?

Sampai disini,semoga bisa membuka mata kita sekaligus menjadi renungan tentang pentingnya sebuah arti penampilan para remaja putri di Indonesia,kita adalah umat yang santun saudariku,umat yang senantiasa menghargai alam dan sesamanya.Jaukan dari fitnah,karena sebaik-baiknya wanita adalah yang tinggal dirumahnya.

Pemahaman yang Berbeda lebih Berbahaya daripada Pemahaman yang Keliru

Rabu, 24 Oktober 2012 | komentar


Bismillah - seperti yang kita tahu,begitu banyaknya aliran-aliran dalam agama namun menisbatkan dalam satu agama yakni Islam.
Pertanyaannya adalah mengapa Islam terpecah belah?

-Bukankah Islam ini adalah agama yang membawa Rahmat?
-Bukankah setiap tujuan UTAMA seorang muslim adalah akhirat?
-Bukankah Islam ini diperuntukkan untuk semua umat manusia baik yang jenius maupun bodoh,yang kaya maupun yang miskin?
-Dan bukankah Islam ini sudah SEMPURNA?
-Lalu mengapa harus terpecah belah?

Jawabannya adalah karena KEJAHILAN dan PEMAHAMAN YANG BERBEDA serta PERAN KAUM KUFFAR dalam MEMERANGI ISLAM.

-Kejahilan,ini mencakup ketidaktahuan dan penafian (penolakan karena bertentangan dengan hawa nafsunya)
-Pemahaman yang berbeda,ini mencakup masalah 'pengesahan' sebuah syari'at Islam yang hanya didasarkan pada taklid,golongan,kelompok dan fanatisme.
-Dan peran kaum kuffar ini mencakup pada praktek mereka dalam berpura-pura masuk Islam lalu merusak Islam dari dalam.

Kita kembali pada tujuan Islam diturunkan,

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْأِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُون

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk menyembahKu”

(QS. Adz Dzariyat : 56)

Dalam hadits yang Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam meriwayatkan dari Rabbnya :

قال الله تعالى أنا أغنى الشركاء عن الشرك من عمل عملا أشرك معي فيه غيري تركته وشركه

“Allah Ta’ala berkata sesungguhnya Aku tidaklah butuh sekutu-sekutu dari kesyirikan, barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan, ia berbuat syirik bersamaku pada amalan tersebut dengan selainKu, Aku tinggalkan ia dan sekutunya”

(HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu, fi kitabiz zuhdi war raqa’iq)

Semua ulama telah ijma' (bersepakat) bahkan telah shahih dari assunnah bahwa tafsir dari ayat tersebut adalah 'perintah Tuhan bahwasannya manusia diciptakan hanya untuk menyembah-Nya dengan menjalankan aspek kehidupan didasarkan pada apa yang telah shahih disampaikan utusan-Nya'

Aspek kehidupan yang dimaksud adalah sebuah penerapan 'gaya hidup maupun cara bertahan hidup seorang hamba'.
Dan hal ini membutuhkan sebuah 'pengorbanan' seorang hamba bagi mereka yang ingin tetap istiqomah dalam menerapkan agama yang telah diyakininya.

Namun,yang terjadi bahkan dari zaman nabi terakhir pun yang sudah berlalu beberapa abad hingga sekarang,sebagian besar kaum muslimin hanya MENERAPKAN SEBAGIAN DAN MENAFIKAN SEBAGIAN.
Mengapa hal ini bisa terjadi?
Ya,jawabannya adalah karena HAWA NAFSU.

Sebuah penafian,penolakan pasti didorong oleh faktor hawa nafsu ini,jarang sekali kaum muslimin yang benar-benar sami'na wa atha'na (kami mendengar dan kami taat).
Lalu faktor apa yang menyebabkan sami'na wa atha'na ini tak dapat sepenuhnya diterapkan?

Betul akhi,faktor apa yang menyebabkan sami'na wa atha'na ini tak dapat sepenuhnya diterapkan diantaranya adalah; karena usaha memadukan Islam agar selaras dengan gaya hidup yang sekarang sudah didominasi kaum kuffar.

Percayalah akhi,bahwasannya Islam akan selalu bertentangan dengan gaya hidup kaum kuffar,yang mana mereka cenderung menawarkan 'kesejahteraan' hidup di dunia namun sejatinya meracuni kehidupan kita untuk bekal di akhirat nanti.

NAMUN,para (maaf) kaum munafikun,mereka seolah ingin menjadi 'pahlawan Islam' dengan memperjuangkan agar islam selalu selaras dengan jaman.
Dari sini akan menimbulkan pemahaman baru tentang ISLAM YANG sebenarnya SUDAH SEPURNA INI,hingga pada merubah pemahaman tentang Islam yang shahih,pengesahan sebuah bid'ah dan yang paling mengerikan adalah sampai pada tingkat penafian sebuah hadits yang shahih.

Hingga muncul berbagai kelompok-kelompok Islam seperti JIL,LDII,HT,JT,IM dan lain sebagainya.
BUKANKAH ISLAM INI SATU ???

Untuk memahami Islam secara benar,bukankah TIDAK semua orang bisa memahami Islam ala sufi,khawarij,murji'ah,bathiniyyah,mu'tazillah,dan lain sebagainya????
APAKAH ISLAM INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI MEREKA YANG PANDAI saja???

Seharusnya Islam ini untuk semua bukan ???
Tapi ketahuilah saudaraku,semua orang bisa mempelajari Islam yang 'wajar' yaitu Islam yang sesuai dengan pemahaman para sahabat yang disampaikan oleh Rasululloh.Dan Islam yang benar tentu dapat diterima oleh semua orang baik yang pandai maupun yang bodoh,Islam itu mudah!

Jika kita perhatikan,hampir semua terbentur pada satu permasalahan saat seseorang ingin istiqamah terhadap Islam kaitan dengan gaya hidup di sebuah jaman,diantaranya adalah syubhat bahwasannya 'Islam jika seperti itu tidak cocok dengan jaman yang seperti ini'.
Ketahuilah akhi,memang inilah tujuan utama Iblis dari jaman nabi Adam beberapa abad yang lalu hingga dapat membuahkan hasil pada jaman berikutnya seperti jaman yang kita alami saat ini,yakni menghapuskan tauhid dan menyesatkan manusia dengan berbagai cara.

Lihat saudaraku!!!!

-Fenomena riba sudah menjadi jantung bisnis dan usaha.(bank,developer,yayasan tenaga kerja,dll)
-Pengalihan pandangan dalam menyikapi wanita yang bertelanjang.(lihat ; hampir semua jenis usaha menggunakan figur seorang wanita bertelanjang,pengesahan rok/pakaian mini dalam k-pop,presenter sebuah berita televisi swasta maupun presenter dalam program hiburan,iklan,sales,dsb)
-Standard sukses adalah kekayaan dan jabatan,standard pintar,pandai dan jenius adalah ahli duniawi.(dokter,psikolog,sastrawan,budayawan,politikus,profesor,dll)
-Budi pekerti dan akhlak hanyalah pelajaran dongeng yang sudah dianggap usang.(lihat remaja kita,rentang dengan provokasi,menuhankan kelompoknya bahkan free sex adalah sebuah budaya normal)
-Ghibah,gossip sudah menjadi 'surat kabar' bagi kalangan ibu-ibu tanpa merasa telah lepas dari Islam.(pancingannya kena!,iblis telah menang pent-)

Metode iblis dalam menciptakan 'Membuat Kerusakan > Melihat Reaksi Public > Memberikan Solusi' sudah menjadi kitab suci.(pengikut iblis yang bernaung atas nama Islam)

Oleh karena itu,artikel ini dipublikasikan yang bertujuan untuk sejenak membuka mata hati kita dan kembali merenungkan 'agama' apa yang sebenarnya sedang kita anut.

JIKA PEMAHAMAN KELIRU SEHINGGA MEREKA MENOLAK ISLAM,TIDAK LEBIH BERBAHAYA DARIPADA PEMAHAMAN YANG BERBEDA NAMUN MENGATASNAMAKAN ISLAM SEBAGAI AGAMANYA.

Satu-satunya pemahaman yang benar adalah pemahaman para sahabat Rasululloh,yang telah dipraktekkan langsung di hadapan Rasululloh,yang hanya bisa kita dapat dari do'a dan belajar ilmu yang syar'i.

**Ingatlah kematian,bukan kematian yang menunggu kita,melainkan kita yang menunggu kematian itu datang.

(Selesai) Illuminati,Dajjal,Freemason,Lucifer,Satanic,666,Ufo di Mata Salafy

Jumat, 12 Oktober 2012 | komentar

Bismillah - alhamdulillah,hanya karena atas izin dan rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala,penulis dapat melanjutkan kembali dalam melanjutkan pembahasan sesi terakhir seputar Dajjal,Freemasonry,illuminati,SatAnic,Lucifer,666,UFO dan Illuminati.
Semua disandarkan menurut Al-Qur'an dan Assunnah,bukan sekedar pemahaman,perkiraan,prasangka,syubhat maupun campur tangan sebuah kelompok atau golongan.

Setelah pada artikel ke-3 pada tema ini beberapa waktu yang lalu,kita mendapatkan kesimpulan bahwasannya:

-Fenomena illuminati,freemasonry,satanic,lucifer,666 dan sejenisnya hanyalah sebuah praktek kaum kuffar dalam mengabdi kepada iblis,sedang kita tahu bahwa kaum muslimin sudah dijelaskan baik dalam Al-Qur'an dan Sunnah bahwa iblis (syetan) adalah musuh yang nyata.

-Praktek 'konspirasi dan propaganda' ini sangat rentan menggiring kita pada bentuk kesyirikan dan bid'ah.

-Fenomena tersebut juga merupakan fitnah,sehingga hanya akan diikuti oleh para kaum kuffar,munafikun dari para kaum muslimin dan muslim yang sudah mulai terkikis ke-tauhid-annya.

-Dajjal bukan sebuah simbol atau bentuk propaganda maupun konspirasi,melainkan Ad-Dajjal adalah seorang pemuda dari bani adam,lelaki,berbadan besar,pendek,berambut keriting,buta mata sebelah kanan,dan ciri-ciri fisik yang lain seperti yang sudah dibahas pada artikel ke-3.

-UFO,jin? manusia? atau apa? ada dan benarkah keberadaannya?,
Ketahui dan yakinlah bahwa dalam Al-Qur'an,Allah subhanahu wa ta'ala hanya menyebutkan adanya manusia,malaikat,jin,hewan dan tubuh-tumbuhan.Adapun pengetahuan selain itu adalah bukan hak kita lagi,kendati demikian Allah subhanahu wa ta'ala maha mengetahui atas segala sesuatu.

-Dengan adanya 'makar' mereka telah jelas bahwasannya para kaum muslimin saat ini diambang sebuah fitnah yang sangat besar,meskipun pada saat artikel ini dipublikasikan,fitnah besar tersebut bukan fitnah dari Dajjal.

-Kenali diri kita,agama kita (Allah dan Rasul-Nya),manhaj kita,tujuan hidup kita,serta siapa yang telah menciptakan dan untuk siapa kita telah diciptakan.

-Praktek 'makar 'mereka justru memberitahukan dan membenarkan Al-Qur'an,bahwa mereka kaum kuffar tidak akan berhenti 'mendzalimi' kaum muslimin sampai kaum muslimin tersebut mengikuti mereka.

-Bentuk penyimpangan seperti Zodiak,Primbon,Dukun Ramal,Santet (Guna-guna termasuk susuk,penglaris pent-),dan sejenisnya,kaum muslimin yang berakal tentu sudah menganggap hal tersebut adalah jahil dan kufur,namun justru yang seharusnya kita tinggalkan dan harus lebih menjadi perhatian kita adalah bentuk syirik 'tersembunyi' yang akan menggiring kita pada kesyirikan yang nyata.

-Jangan menelan mentah-mentah sebuah berita dari berbagai media terutama televisi dan dalam dunia internet,perlu dikaji kembali dan wajib disandarkan pada Al-Qur'an dan Assunnah yang shahih.

-KETAHUILAH SAUDARA SAUDARIKU!!!,hampir seluruh tayangan televisi saat ini,TERKHUSUS dalam berbagai program-program hiburan (baik untuk dewasa dan anak-anak pent-),adalah bentuk 'CUCI OTAK' dalam usaha meninggalkan Islam yang kaffah.Waspadalah!!!

Untuk edisi berikutnya,penulis mengajak para pembaca yang budiman untuk menanggapi beberapa testi yang masih berkaitan dengan 'fitnah',akan kita bahas satu persatu juga akan kami sediakan pula ruang komentar dibawah setiap artikel yang akan dipublikasikan ini,diantara yang akan dibahas nanti adalah seputar;

1.Pemahaman yang berbeda lebih berbahaya dari pada pemahaman yang keliru.

2.Berbagai aksi dalam menghadapi bentuk 'provokasi' seperti reaksi menghadapi penghinaan nabi dalam film dan karikatur adalah bukti lemahnya iman Islam.

3.Para penghujat manhaj salaf yang dilakukan oleh beberapa 'pihak' yang 'mengatasnamakan' atau memang dari dalam tubuh Islam itu sendiri,adalah bukti nyata sesatnya sebuah bid'ah meskipun itu dipandang sebuah kebaikan.

4.Fitnah yang menggelikan adalah fitnah dari penisbatan bahwa 'salafy adalah sesat','salafy palsu','salafy wahaby'.

5.Orang yang saat ini terpedaya adalah orang yang belum menyadari bahwa sesuatu yang haq hari ini sebagian besar telah menjadi baatil dan yang baatil telah menjadi haq.

6.Doktrin dan dilema antara Bom,Teroris dan Islam.

7.Islamphobia,istilah sekarang dalam usaha meninggalkan ilmu syar'i.

Insya Allah.

Illuminati,Ad-Dajjal,Freemason,Lucifer,Satanic,666 di Mata Salafy (Bag.3)

Selasa, 11 September 2012 | komentar



Sambungan Bag.1
Sambungan Bag.2

Adapun fitnah dajjal yang tersebar dalam 'propaganda dan konspirasi' terkhusus dari berbagai media berita dumay (dunia maya pent-),bukanlah dajjal yang dimaksud oleh Rasululloh dan belumlah apa-apa jika dibandingkan dengan dahsyatnya fitnah dajjal nanti.

Hati-hati Konspirasi & Propaganda Menuntun pada Kesyirikan dan Bid'ah!

Bismillah - tidak ada salahnya memang berbicara dan mewaspadai 'konspirasi dan propaganda' para pengikut syetan laknatulloh,akan tetapi hendaknya kita selalu ingat pada 'garis lurus' sehingga akan membentengi kita dari berbagai fitnah di dunia.

Al-Qur'an dan Sunnah sudah menjelaskan dan memperingatkan kita akan apa yang akan terjadi dikemudian hari,kendati demikian banyak manusia bahkan kaum muslimin itu sendiri tak mengindahkannya.

Mereka,para pengikut syetan dari golongan jin dan manusia sampai datangnya hari kiamat kelak akan terus menggoda orang-orang beriman,jika saat ini kita mengharapkan dunia ini damai sentosa maka itu adalah mustahil.

Al-Qur'an dan Assunnah sudah cukup jelas memberitahu tentang apa yang akan terjadi di bumi yang kita pijak ini,dunia belum akan menemukan kedamaian dalam Islam sebelum matinya Dajjal.
Sedang saat ini dajjal belum keluar,meskipun dajjal sudah berada dibumi ini dan terbelenggu sejak waktu yang lama.
Fitnah dajjal sangatlah dahsyat dan tanda-tanda datangnya dajjal merupakan tanda-tanda datangnya kiamat,:

Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu dalam dua tempat (no. 3340 dalam Kitabul Manaqib dan no. 6588 dalam Kitab Al-Fitan) dan Muslim rahimahullahu dalam dua tempat (no. 8 dalam Muqaddimah dan no. 5205 dalam Kitab Al-Fitan Wa Asyrathis Sa’ah) dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:


لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتَتِلَ فِئَتَانِ عَظِيْمَتَانِ يَكُوْنُ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيْمَةٌ دَعْوَتُهُمَا وَاحِدَةٌ وَحَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُوْنَ كَذَّابُوْنَ قَرِيْبٌ مِنْ ثَلاَثِيْنَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُوْلُ اللهِ وَحَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلاَزِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ وَحَتَّى يَكْثُرَ فِيْكُمُ الْمَالُ فَيَفِيْضَ حَتَّى يُهِمَّ رَبَّ الْمَالِ مَنْ يَقْبَلُ صَدَقَتَهُ وَحَتَّى يَعْرِضَهُ عَلَيْهِ فَيَقُوْلَ الَّذِي يَعْرِضُهُ عَلَيْهِ: لاَ أَرَبَ لِي بِهِ؛ وَحَتَّى يَتَطَاوَلَ النَّاسُ فِي الْبُنْيَانِ وَحَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ بِقَبْرِ الرَّجُلِ فَيَقُوْلُ: يَا لَيْتَنِي مَكَانَهُ؛ وَحَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا فَإِذَا طَلَعَتْ وَرَآهَا النَّاسُ يَعْنِي آمَنُوا أَجْمَعُوْنَ فَذَلِكَ حِيْنَ لاَ يَنْفَعُ نَفْسًا إِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيْمَانِهَا خَيْرًا


Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga dua kelompok besar saling berperang dan banyak terbunuh di antara dua kelompok tersebut, yang seruan mereka adalah satu. Dan hingga dibangkitkannya para Dajjal lagi pendusta hampir 30 orang, semuanya mengaku bahwa dirinya Rasulullah, dicabutnya ilmu, banyak terjadi gempa, zaman berdekatan, fitnah menjadi muncul, banyak terjadi pembunuhan, berlimpah ruahnya harta di tengah kalian sehingga para pemilik harta bingung terhadap orang yang akan menerima shadaqahnya. Sampai dia berusaha menawarkannya kepada seseorang namun orang tersebut berkata: ‘Saya tidak membutuhkannya’; orang berlomba-lomba dalam meninggikan bangunan. Ketika seseorang lewat pada sebuah kuburan dia berkata: ‘Aduhai jika saya berada di sana’; terbitnya matahari dari sebelah barat dan apabila terbit dari sebelah barat di saat orang-orang melihatnya, mereka beriman seluruhnya (maka itulah waktu yang tidak bermanfaat keimanan bagi setiap orang yang sebelumnya dia tidak beriman atau dia tidak berbuat kebaikan dengan keimanannya).

Dan ketahuilah saudaraku,dajjal sesungguhnya adalah buta mata sebelah kanannya,
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma:


قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي النَّاسِ فَأَثْنَى عَلَى اللهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ ثُمَّ ذَكَرَ الدَّجَّالَ فَقَالَ: إِنِّي أُنْذِرُكُمُوْهُ وَمَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ قَدْ أَنْذَرَهُ قَوْمَهُ، لَقَدْ أَنْذَرَهُ نُوْحٌ قَوْمَهُ وَلَكِنْ سَأَقُوْلُ لَكُمْ فِيْهِ قَوْلاً لَمْ يَقُلْهُ نَبِيٌّ لِقَوْمِهِ، تَعْلَمُوْنَ أَنَّهُ أَعْوَرُ وَأَنَّ اللهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ


Rasulullah berdiri di hadapan manusia, menyanjung Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sanjungan yang merupakan hak-Nya, kemudian menyebut Dajjal dan berkata: “Aku memperingatkan kalian darinya, tidaklah ada seorang nabi kecuali pasti akan memperingatkan kaumnya tentang Dajjal. Nuh ‘alaihissalam telah memperingatkan kaumnya. Akan tetapi aku akan sampaikan kepada kalian satu ucapan yang belum disampaikan para nabi kepada kaumnya. Ketahuilah dia itu buta sebelah, adapun Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah demikian.
(HR. Ahmad, Al-Bukhari, Muslim no. 2930)

Adapun fenomena 'illuminati,freemasonry,satanic,lucifer,666,dajjal piramida bermata satu,dan sejenisnya' bukanlah fitnah dajjal yang telah Rasululloh sampaikan.

Dajjal bukanlah sebuah simbol maupun 'konspirasi ataupun propaganda'.
Rasululloh telah menggambarkan bentuk fisik dajjal:

Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِنَّهُ شَابٌّ قَطَطٌ عَيْنُهُ طَافِئَةٌ كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ


Dia adalah seorang pemuda yang sangat keriting rambutnya, hilang cahaya matanya, seakan-akan aku menyerupakannya dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan.
(HR. Muslim: 2937)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِنَّ مِنْ بَعْدِكُمُ الْكَذَّابَ الْمُضِلَّ وَإِنَّ رَأْسَهُ مِنْ بَعْدِهِ حُبُكٌ حُبُكٌ حُبُكٌ -ثَلاَثَ مَرَّاتٍ- وَإِنَّهُ سَيَقُوْلُ: أَنَا رَبُّكُمْ؛ فَمَنْ قَالَ: لَسْتَ رَبَّنَا لَكِنَّ رَبَّنَا اللهُ عَلَيْهِ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْهِ أَنَبْنَا نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكَ؛ لَمْ يَكُنْ لَهُ عَلَيْهِ سُلْطَانٌ


Nanti akan ada pendusta yang menyesatkan, rambut di belakangnya hubukun (keriting seperti terjalin/dipintal) –beliau ucapkan tiga kali–. Dia akan berkata: ‘Aku adalah Rabb kalian’. Barangsiapa yang berkata: ‘Engkau bukan Rabb kami. Rabb kami adalah Allah, kepada-Nyalah kami bertawakal dan kepada-Nyalah kami kembali. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatanmu’, niscaya Dajjal tak mampu mengalahkannya.
(Ash-Shahihah no. 2808)

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِنَّ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ أَعْوَرُ عَيْنِ الْيُمْنَى كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ


Sesungguhnya Dajjal buta matanya yang kanan, matanya seperti anggur yang menonjol.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2932)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

أَلاَ أُحَدِّثُكُمْ حَدِيْثًا عَنْ الدَّجَّالِ مَا حَدَّثَ بِهِ نَبِيٌّ قَوْمَهُ؛ إِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّهُ يَجِيْءُ مَعَهُ بِمِثَالِ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ فَالَّتِي يَقُوْلُ إِنَّهَا الْجَنَّةُ هِيَ النَّارُ وَإِنِّي أُنْذِرُكُمْ كَمَا أَنْذَرَ بِهِ نُوْحٌ قَوْمَهُ


Maukah aku sampaikan kepada kalian tentang Dajjal yang telah disampaikan oleh seorang nabi kepada kaumnya? Dia buta sebelah, membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dia katakan surga pada hakikatnya adalah neraka, aku peringatkan kepada kalian sebagaimana Nabi Nuh ‘alaihissalam memperingatkan kaumnya.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2936)

Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

هُوَ أَعْوَرُ هِجَانٌ كَأَنَّ رَأْسَهُ أَصَلَةٌ، أَشْبَهُ رِجَالِكُمْ بِهِ عَبْدُ الْعُزَّى بْنُ قَطَنٍ فَإِمَّا هَلَكَ الْهُلَّكُ فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ


Dajjal matanya buta sebelah, kulitnya putih. ” (Dalam satu riwayat): “Kulitnya putih seperti keledai putih. Kepalanya kecil dan banyak gerak, mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Jika ada orang-orang yang binasa (mengikuti fitnahnya), ketahuilah Rabb kalian tidaklah buta sebelah.
(HR. Ahmad dan Ibnu Hibban, Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: Sanadnya shahih menurut syarat Muslim, Ash-Shahihah, no. 1193)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ وَقَدْ أَنْذَرَ أُمَّتَهُ اْلأَعْوَرَ الْكَذَّابَ أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَمَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ك ف ر


Tidak ada seorang nabi pun kecuali memperingatkan umatnya dari Dajjal. Dia buta, pendusta. Ketahuilah dia buta, adapun Rabb kalian tidaklah demikian. Tertulis di antara dua mata Dajjal :ك ف ر -yakni: kafir.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2933)

Dari ‘Umar bin Tsabit Al-Anshari rahimahullah, beliau mendapatkan berita dari sebagian shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya pada suatu hari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata memperingatkan manusia dari Dajjal:

إِنَّهُ مَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ مَنْ كَرِهَ عَمَلَهُ أَوْ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ


Sesungguhnya tertulis di antara dua matanya ك ف ر, akan bisa membacanya orang yang membenci amalannya -atau akan membacanya semua mukmin.
(HR. Muslim)

Dalam satu riwayat dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu:

يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ كَاتِبٍ وَغَيْرِ كَاتِبٍ


Akan bisa membacanya semua mukmin yang bisa menulis ataupun tidak.
(HR. Muslim, 2934/105)

Pengikut Dajjal adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang yang jahat. Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:

دَخَلَ عَلَيَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي، فَقَالَ لِي: مَا يُبْكِيْكِ؟ قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، ذَكَرْتُ الدَّجَّالَ فَبَكَيْتُ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَيٌّ كَفَيْتُكُمُوْهُ، وَإِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ بَعْدِي فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَإِنَّهُ يَخْرُجُ فِي يَهُوْدِيَّةِ أَصْبَهَانَ حَتَّى يَأْتِيَ الْمَدِيْنَةَ فَيَنْزِلَ نَاحِيَتَهَا وَلَهَا يَوْمَئِذٍ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَكَانِ، فَيَخْرُجَ إِلَيْهِ شِرَارُ أَهْلِهَا


Rasulullah masuk ke kamarku dalam keadaan aku sedang menangis. Beliau berkata kepadaku: ‘Apa yang membuatmu menangis?’ Aku menjawab: ‘Saya mengingat perkara Dajjal maka aku pun menangis. ‘ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Jika dia keluar sedang aku masih berada di antara kalian niscaya aku akan mencukupi (melindungi) kalian. Jika dia keluar setelah aku mati maka ketahuilah Rabb kalian tidak buta sebelah. Dajjal keluar bersama orang-orang Yahudi Ashbahan hingga datang ke Madinah dan berhenti di salah satu sudut Madinah. Madinah ketika itu memiliki tujuh pintu, setiap celahnya ada dua malaikat yang berjaga. Maka keluarlah orang-orang jahat dari Madinah mendatangi Dajjal ….
(HR. Ahmad, Abdullah bin Ahmad, Ibnu Hibban. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: Sanadnya shahih)

Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya (no. 2934) dari sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الدَّجَّالُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُسْرَى جُفَالُ الشَّعَرِ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ


Dajjal adalah buta sebelah kiri, sangat keriting rambutnya, dan bersamanya surga dan neraka. Namun nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka.

Berita tentang munculnya Dajjal dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang wajib diimani dengan sifat-sifat yang telah disebutkan dengan terang dan jelas yang tidak butuh penakwilan apapun, di antaranya:
1. Dia dari Bani Adam
2. Laki-laki
3. Pemuda
4. Pendek
5. Berkulit merah
6. Keriting rambutnya
7. Dahinya lebar
8. Lehernya lebar
9. Matanya buta sebelah kanan
10.Tertulis di antara dua matanya ك ف ر (yang bermakna kafir)
11.Tidak berketurunan
12.Pada matanya sebelah kiri terdapat daging tumbuh.
Sifat-sifat di atas disebutkan di dalam banyak hadits baik dalam Ash-Shahihain (Al-Bukhari dan Muslim) atau selain keduanya.
Perhatikan hadits berikut:

Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu (no. 6484) dan Al-Imam Muslim rahimahullahu (no. 246) dari sahabat Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma:

ذَكَرَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا بَيْنَ ظَهْرَانَيِ النَّاسِ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ، فَقَالَ: إِنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَيْسَ بِأَعْوَرَ أَلاَ إِنَّ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ أَعْوَرُ عَيْنِ الْيُمْنَى كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ. قَالَ: وَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَرَانِي اللَّيْلَةَ فِي الْمَنَامِ عِنْدَ الْكَعْبَةِ فَإِذَا رَجُلٌ آدَمُ كَأَحْسَنِ مَا تَرَى مِنْ أُدْمِ الرِّجَالِ تَضْرِبُ لِمَّتُهُ بَيْنَ مَنْكِبَيْهِ، رَجِلُ الشَّعْرِ يَقْطُرُ رَأْسُهُ مَاءً، وَاضِعًا يَدَيْهِ عَلَى مَنْكِبَيْ رَجُلَيْنِ وَهُوَ بَيْنَهُمَا يَطُوْفُ بِالْبَيْتِ فَقُلْتُ: مَنْ هَذَا؟ فَقَالُوا: الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ. وَرَأَيْتُ وَرَاءَهُ رَجُلاً جَعْدًا قَطَطًا أَعْوَرَ عَيْنِ الْيُمْنَى كَأَشْبَهِ مَنْ رَأَيْتُ مِنْ النَّاسِ بِابْنِ قَطَنٍ، وَاضِعًا يَدَيْهِ عَلَى مَنْكِبَيْ رَجُلَيْنِ يَطُوْفُ بِالْبَيْتِ. فَقُلْتُ: مَنْ هَذَا؟ قَالُوا: هَذَا الْمَسِيْحُ الدَّجَّالُ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan pada suatu hari di tengah keramaian tentang Al-Masih Ad-Dajjal. Beliau berkata: “Sesungguhnya Allah tidak buta sebelah, dan ketahuilah Al-Masih Ad-Dajjal adalah buta mata sebelah kanannya, seperti buah anggur yang menonjol.” Ibnu ‘Umar berkata: “Rasulullah bersabda: ‘Diperlihatkan dalam mimpiku pada suatu malam ketika aku berada di Ka’bah, kemunculan secara tiba-tiba seseorang dari Bani Adam yang terlihat sangat bagus, berkulit sawo matang dari Bani Adam, rambutnya tersisir di antara kedua pundaknya, dalam keadaan meletakkan kedua tangannya di atas dua pundak dua lelaki dan dia melaksanakan thawaf di antara keduanya aku berkata: ‘Siapa ini?’ Mereka berkata: ‘Al-Masih bin Maryam.’ Dan aku melihat di belakangnya ada seseorang yang sangat keriting rambutnya dan buta matanya sebelah kanan dan serupa dengan Ibnu Qathan. Dia meletakkan tangannya di atas pundak dua laki-laki dan thawaf di Ka’bah. Lalu aku berkata: ‘Siapa ini?’ Mereka menjawab: ‘Ini adalah Al-Masih Ad-Dajjal’.

Fitnah dajjal sungguh dahsyat hingga manusia tak dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah,bahkan 'munafikun' dari kaum muslimin pun dapat menjadi pengikutnya.

Rasulullah telah bersabda:


يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُوْدِ أَصْبَهَانَ سَبْعُوْنَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ


Yang akan mengikuti Dajjal adalah Yahudi Ashbahan dan 70.000 dari mereka memakai pakaian yang tebal dan bergaris.” (HR. Muslim no. 5237 dari sahabat Anas radhiyallahu ‘anhu)

Untuk lebih rinci tentang fitnah dajjal yang sebenarnya simak berikut ini:

1. Bersamanya ada surganya dan nerakanya.

Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:


الدَّجَّالُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُسْرَى جُفَالُ الشَّعْرِ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ


Dajjal cacat matanya yang kiri1, keriting rambutnya, bersamanya surga dan nerakanya. Nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka.
(HR. Muslim, no. 2934)

2. Membunuh satu jiwa kemudian menghidupkannya kembali.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

فَيَخْرُجُ إِلَيْهِ يَوْمَئِذٍ رَجُلٌ هُوَ خَيْرُ النَّاسِ أَوْ مِنْ خَيْرِ النَّاسِ فَيَقُوْلُ لَهُ: أَشْهَدُ أَنَّكَ الدَّجَّالُ الَّذِي حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيْثَهُ. فَيَقُوْلُ الدَّجَّالُ: أَرَأَيْتُمْ إِنْ قَتَلْتُ هَذَا ثُمَّ أَحْيَيْتُهُ أَتَشُكُّوْنَ فِي اْلأَمْرِ؟ فَيَقُوْلُوْنَ: لاَ. قَالَ: فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يُحْيِيْهِ.


Keluarlah pada hari itu seorang yang terbaik atau di antara orang terbaik. Dia berkata: ‘Aku bersaksi engkau adalah Dajjal yang telah disampaikan kepada kami oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. ‘ Dajjal berkata (kepada pengikutnya): ‘Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali apakah kalian masih ragu kepadaku?’ Mereka berkata: ‘Tidak. ‘ Maka Dajjal membunuhnya dan menghidupkannya kembali….
(HR. Muslim no. 2938)

3. Menggergaji seseorang kemudian membangkitkannya kembali.
(HR. Muslim, 2938/113)

4. Memerintahkan langit untuk menurunkan hujan lalu turunlah hujan.

Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

فَيَأْتِي عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوْهُمْ فَيُؤْمِنُوْنَ بِهِ وَيَسْتَجِيْبُوْنَ لَهُ فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ وَاْلأَرْضَ فَتُنْبِتُ


…Dia datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepadanya, menerima dakwahnya. Maka Dajjal memerintahkan langit untuk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman….
(HR. Muslim no. 2937)
Adapun kaum yang tidak beriman dan tidak menerima dakwah Dajjal, tidak ada sedikit harta pun tersisa pada mereka.

5. Akan diikuti perbendaharaan harta.

Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu disebutkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

وَيَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُوْلُ لَهَا: أَخْرِجِي كُنُوْزَكِ. فَتَتْبَعُهُ كُنُوْزُهَا كَيَعَاسِيْبِ النَّحْلِ


…Dia mendatangi reruntuhan dan berkata: ‘Keluarkanlah perbendaharaanmu. ‘ Maka keluarlah perbendaharaannya mengikuti Dajjal seperti sekelompok lebah.
(HR. Muslim no. 2937)

6. Bersamanya air, sungai, dan gunung roti, api, dan air.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَإِنَّهُ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ وَنَهْرٌ وَمَاءٌ وَجَبَلُ خُبْزٍ وَإِنَّ جَنَّتَهُ نَارٌ وَنَارَهُ جَنَّةٌ


. Sesungguhnya bersama dia ada surga dan nerakanya, sungai dan air, serta gunung roti. Sesungguhnya surganya Dajjal adalah neraka dan nerakanya Dajjal adalah surga.
(HR. Ahmad. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: sanadnya shahih. Lihat Qishshatu Masihid Dajjal)

Dari ‘Uqbah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata tentang Dajjal:

إِنَّ الدَّجَّالَ يَخْرُجُ وَإِنَّ مَعَهُ مَاءً وَنَارًا فَأَمَّا الَّذِي يَرَاهُ النَّاسُ مَاءً فَنَارٌ تُحْرِقُ وَأَمَّا الَّذِي يَرَاهُ النَّاسُ نَارًا فَمَاءٌ بَارِدٌ عَذْبٌ، فَمَنْ أَدْرَكَ ذَلِكَ مِنْكُمْ فَلْيَقَعْ فِي الَّذِي يَرَاهُ نَارًا فَإِنَّهُ مَاءٌ عَذْبٌ طَيِّبٌ


Sungguh Dajjal akan keluar dan bersamanya ada air dan api. Apa yang dilihat manusia air sebenarnya adalah api yang membakar. Apa yang dilihat manusia api sesungguhnya adalah air minum dingin yang segar. Barangsiapa di antara kalian yang mendapatinya hendaknya memilih yang dilihatnya api, karena itu adalah air segar yang baik.
(HR. Muslim no. 2935)
Jika seorang mukmin telah mengetahui dan beriman akan keluarnya Dajjal dengan membawa fitnah yang demikian dahsyat, hendaknya ia mengamalkan beberapa sebab untuk menjaga dirinya dari Dajjal dan fitnahnya.

Di antara amalan tersebut:

1. Minta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari kejelekan fitnahnya, memperbanyak minta perlindungan darinya terutama setelah tasyahud akhir. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنْ أَرْبَعٍ يَقُوْلُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ


Jika salah seorang kalian selesai dari tasyahud akhir mintalah perlindungan dari empat perkara: ‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari adzab jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah waktu hidup dan waktu mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal’.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْف عُصِمَ مِنْ الدَّجَّالِ


Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, akan terjaga dari fitnah Dajjal.
(HR. Muslim)

3. Menjauhinya, tidak mendatanginya kecuali seorang yang yakin tak akan terkena mudarat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ مِنْهُ فَإِنَّ الرَّجُلَ يَأْتِيْهِ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَلاَ يَزَالُ بِهِ لِمَا مَعَهُ مِنْ الشُّبَهِ حَتَّى يَتَّبِعَهُ


Barangsiapa mendengar (keluarnya) Dajjal hendaknya menjauh darinya. Demi Allah, sungguh ada seorang yang mendatanginya merasa dirinya beriman tapi kemudian mengikuti Dajjal dikarenakan syubhat-syubhat yang dilontarkan Dajjal.
(HR. Ahmad)

4. Tinggal di Makkah dan Madinah

Karena keduanya adalah negeri yang aman tak bisa dimasuki Dajjal. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلاَّ سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ إِلاَّ مَكَّةَ وَالْمَدِيْنَةَ لَيْسَ لَهُ مِنْ نِقَابِهَا نَقْبٌ إِلاَّ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ صَافِّيْنَ يَحْرُسُوْنَهَا


Tidak ada satu negeri pun kecuali akan dimasuki Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Dia tidak mendapati celah/ jalan masuk kecuali padanya ada malaikat yang berbaris menjaganya.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Dan termasuk yang terjaga dari Dajjal juga adalah Masjidil Aqsha serta bukit Tursina (dalam riwayat Ahmad dan Ibnu Hibban sebagaimana dalam Qishshatu Masihid Dajjal)
Adapun fitnah dajjal yang tersebar dalam 'propaganda dan konspirasi' terkhusus dari berbagai media berita dumay (dunia maya pent-),bukanlah dajjal yang dimaksud oleh Rasululloh dan belumlah apa-apa jika dibandingkan dengan dahsyatnya fitnah dajjal nanti.

Jika fitnah dalam 'konspirasi dan propaganda' kaum kuffar saat ini masih bisa kita pilah mana yang benar dan mana yang salah,fitnah dajjal lebih dahsyat daripada itu.
Kita bermohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar senantiasa terhindar dari berbagai fitnah syubhat maupun fitnah syahwat.

Maukah Saudara Menyembah Berhala?

Maukah Saudara Menyembah Berhala?
Seorang anak sd kelas 5 pun yang sudah ditanamkan pemahaman tentang ilmu agama Islam (pada umumnya pent-) pasti tidak mau untuk 'menyembah berhala',ya,karena itu adalah bentuk dzohir dari perwujudan suatu perintah.
Namun siapa yang tahu,dengan 'makar' para penganut agama syetan dapat mengubah 'pandangan' dan pemahaman yang baathil menjadi haq.

Kita lihat,anak-anak di jaman ini tidak menyadari apa yang sesungguhnya mereka telah sembah dan bela.

Para remaja telah menyembah Blackberry,iPad,Play Station,TV dan sejenisnya.
Para anak-anak dan remaja tak sadar telah membela dan menyembah acara bersepeda,balap liar,modifikasi kendaraan,langganan sinetron (termasuk film pent-),musik,band dan gaya hidup yang berlebihan lainnya.
Para remaja kita telah menyembah Komputer,Google,Facebook,Twitter dan sejenisnya.
Para remaja kita telah menuhankan HAM,Gaya hidup kaum kuffar,dll

Bukan dalam arti sebenarnya,menyembah disini bermakna 'membela' maupun 'mendahulukan',dan memang inilah yang sebenarnya diinginkan oleh iblis.

Demikian juga dengan 'teror' dari propaganda juga konspirasi yang marak di tahun 2012,jangan sampai membutakan mata kita dalam belajar ilmu sunnah.
Seperti klaim adanya UFO yang mereka bilang adalah peradaban 'luar angkasa',kita tidak pernah tahu,bagaimana jika 'kendaraan' seperti itu sebenarnya adalah ciptaan manusia itu sendiri?

'Teror' seperti Illuminati,Freemason,Lucifer,Satanic,666,UFO jika ditelusuri akan memberikan sebuah kesimpulan yang rancu dan rentan menuntun kita pada bid'ah,karena akan menggiring pada pengesahan sebuah bid'ah.
Hal ini juga akan menggiring kita pada kesyirikan,karena seolah-olah apa yang akan terjadi dapat ditentukan oleh sebuah organisasi.

Illuminati,Freemason,Lucifer,Satanic,666,UFO dan sejenisnya (meskipun 'keberadaan' organisasi ini memang ada pent-) hanyalah sebuah teror yang berusaha mengendorkan nyali kaum muslimin.

Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan dan izin dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Illuminati,Ad-Dajjal,Freemason,Lucifer,Satanic,666 di Mata Salafy (Bag.2)

Selasa, 04 September 2012 | komentar


Sambungan Bag.1

Konspirasi Illuminati Bukanlah Dajjal yang Rasululloh Maksudkan!

Katakan sebuah film 'box office' dari 'FOX 20th Century',sebuah kata dan nama'fox' yang konon dijadikan sebuah 'trik' dalam melancarkan operasi mereka sebagai pengikut dan penyembah 'Lucifer' (nama syetan yang mereka jadikan tuhan secara terang-terangan) - (karena apa dan siapapun yang dianggap manusia adalah Tuhan,selain Allah Subhanahu wa Ta'ala yang mereka -manusia- sembah adalah syetan pent-).

Tak hanya itu saja,dalam setiap adegannya,tak jarang dijumpai simbol-simbol 'Illuminati - Freemason' seperti segitiga dengan mata didalamnya,pentagram,dan semacamnya dalam beberapa film hollywood seperti hacker,matrix dan masih banyak lagi.

Bahkan,parahnya,beberapa pihak menyatakan simbol sebuah partai besar di negara RI ini ada kaitannya dengan 'organisasi syetan' illuminati ini,diantaranya dengan simbol yang diciptakan dengan membuat pola segitiga dengan kedua tangan mereka.

Dari dunia hiburan dan bisnis pun seperti logo Procter and Gamble,Bechtel,Vodafone,Alfa Romeo,Walt Disney,Gucci Logo,AOL (America On-Line),dan masih banyak lagi.

Kata 'fox' yang diidentikkan dengan angka '666' yang kini menjadi sebuah fenomena propaganda kaum kuffar yang dilancarkan untuk menyerang akhlak manusia dan mengikis ketauhidan mereka.

Beberapa film dari Indonesia pun tak luput dari sorotan tentang hal-hal yang berbau 'illuminati' ini,seperti dalam film Kala (2007),Rumah dara (2009),Pintu Terlarang (2009),dan masih banyak lagi,yang mengandunng unsur dan simbol2 illuminati didalamnya.

Tak lepas dari kasus diatas,kembali kata 'fox' menjadi momok menakutkan bagi sebagian kalangan,seperti kita jumpai ada 'fox Indonesia' dan sejenisnya.

Namun,disini bukan membahas masalah tentang sebuah 'film fiktif yang diharamkan',maupun berbagai produk dan semua bidang berbau illuminati yang menyangkut aspek kehidupan,namun yang jadi perhatian adalah sebuah kisah fiktif baik itu dalam bentuk cerita,film,atau sejenisnya yang menjauhkan dari jalan taqwa jelas makruh bahkan bisa sampai pada tingkat'haram' adanya.

Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah ditanya:
"Apa hukum membaca dan menulis kisah fiksi dan cerita yang bisa membangkitkan imajinasi?
Dan apakah jika kisah-kisah ini membantu memperbaiki beragam masalah sosial, maka kisah-kisah ini diperbolehkan?"

Beliau menjawab:

"Kisah fiksi seperti ini merupakan kedustaan yang hanya menghabiskan waktu si penulis dan pembaca tanpa memberikan manfaat.
Jadi lebih baik bagi seseorang untuk tidak menyibukkan diri dengan perkara ini (menulis atau membaca cerita fiksi-ed).

Apabila kegiatan membaca atau menulis kisah fiksi ini membuat seseorang lalai dari perkara yang hukumnya wajib, maka kegiatan ini hukumnya haram.

Dan apabila kegiatan ini melalaikan seseorang dari perkara yang hukumnya sunnah maka kegiatan ini hukumnya makruh.Dalam setiap kondisi, waktu seorang muslim sangat berharga, jadi tidak boleh bagi dirinya untuk menghabiskan waktunya untuk perkara yang tidak ada manfaatnya."
(Fatwa Syaikh Fauzan di ad-Durar an-Naadhirah fil-Fataaawa al-Mu’aasirah – Pages 644-645, al-Fowzaan – ad-Da’wah 1516, Jumaada al-Oolaa 1416 H)

Jika para ulama salaf begitu ketat dalam menjaga kemurnian Islam,bagaimana seharusnya kita sebagai umat muslim?


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :(( مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ)). حَدِيْثٌ حَسَنٌ رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَغَيْرُهَ هَكَذَا.


Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dia berkata:“Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Di antara (tanda) kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya’.”
[Hadits hasan. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan selainnya seperti itu]

Dan dalam kasus diatas,jangan sampai hal-hal tersebut menyibukkan kita dalam menuntut ilmu syar'i,karena fitnah dajjal yang sesungguhnya adalah sangat dahsyat.(ini akan kita bahas pada bab khusus pada sesi selanjutnya pent-)

Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda:


وَإِنَّ مِنْ فِتْنَتِهِ أَنَّ مَعَهُ جَنَّةً وَنَارًا فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ


Dan sesungguhnya di antara fitnahnya Dajjal memiliki surga dan neraka. Maka nerakanya adalah surga (Allah) dan surganya adalah neraka (Allah).
(HR Ibnu Majah)

Bisa saja,hal-hal semacam kasus 'illuminati ini (meskipun organisasi syetan ini memang ada) akan menuntun kita pada kekufuran,dari propaganda dan konspirasi2 kaum kuffar.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam QS:Al-Baqarah ayat ke 120:


وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ


"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu."

Mari berlindung dari dahsyatnya fitnah dajjal,seperti yang diajarkan Rasululloh setiap akhir tasyahud sebelum salam:


اللهم إني أعوذبك بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

"Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari azab jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian serta dari jahatnya fitnah Al-Masih Ad-Dajjal"
(HR Muslim)


Bersambung ke Bag.3
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Islam - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger